Menurut Yonhapinfomax, Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengadakan forum kebijakan real estat berdurasi 3 jam pada pagi 23 Juli di kantor pusat KBS di Seoul, di mana ia langsung menanyai para ahli dan mengusulkan beberapa tugas peninjauan kebijakan. Presiden tersebut mengidentifikasi kekhawatiran terkait jaminan KPR tanpa batas untuk properti bernilai tinggi dan leverage yang berlebihan yang mendistorsi pasar, serta menyerukan normalisasi alih-alih pengendalian harga.
Terkait pajak kepemilikan properti, Presiden Lee mengakui bahwa untuk beralih ke level negara maju diperlukan kenaikan tarif minimal 3 kali, namun menyatakan pemerintah sedang mempertimbangkan pendekatan diferensial berdasarkan status hunian dan jenis properti karena adanya resistensi wajib pajak yang realistis. Ia juga mempertanyakan insentif perumahan sewa swasta dan struktur pengecualian pajak capital gain untuk pemilik rumah tunggal, yang menandakan potensi penyesuaian kebijakan.