Menurut MoneyToday, indeks KOSPI Korea Selatan jatuh di bawah 7.000 hari ini (14 Juli), turun 1,64% menjadi 6.695,44, setelah pernyataan tegas Presiden AS Donald Trump terkait Iran memicu lonjakan tajam harga minyak. Trump mengatakan bahwa AS akan “sangat kuat” menyerang Iran dan pada akhirnya menguasai seluruh Selat Hormuz, dengan kapal yang membayar 20% dari nilai kargo sebagai kompensasi untuk pelayaran. Komentar tersebut menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi dan meningkatkan ekspektasi untuk kemungkinan kenaikan suku bunga.
Pasar global melemah tajam: Dow Jones turun 0,26%, S&P 500 turun 0,79%, Nasdaq turun 1,55%, dan Indeks Semikonduktor Philadelphia anjlok 4,78%. Di Korea Selatan, investor ritel melepas saham senilai 3,63 triliun won, sementara institusi melakukan pembelian bersih 2,56 triliun won.