Pembiayaan Margin Korea Selatan Melonjak menjadi 38 Triliun Won pada Paruh Pertama 2026, Risiko Likuidasi Paksa Meluas

Menurut Asosiasi Investasi Keuangan, saldo pembiayaan marjin efek Korea Selatan mencapai 37,33 triliun won per 30 Juni, meningkat 9,91 triliun won sejak awal Januari dan 16,54 triliun won secara tahunan. Jumlah transaksi yang belum diselesaikan tumbuh dari 927,3 miliar won pada awal 2026 menjadi 1,3 triliun won pada akhir Juni, sementara likuidasi paksa (penjualan melawan pasar) meluas dari 8,1 miliar won menjadi 69,4 miliar won pada periode yang sama. Lonjakan ini terjadi setelah kenaikan tajam saham semikonduktor seperti Samsung Electronics dan SK Hynix, ditambah dengan volatilitas pasar baru-baru ini dan penjualan besar-besaran oleh investor asing. Sebagai respons, perusahaan sekuritas telah menaikkan persyaratan marjin menjadi 100% pada saham tertentu dan memperketat batas kredit, sementara Badan Pengawas Keuangan Korea Selatan memperingatkan perusahaan untuk memperkuat manajemen risiko di tengah fluktuasi pasar yang meluas.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar