Sri Lanka Menjadi Basis Baru Jaringan Penipuan Asia, Kripto Mungkin Memungkinkan Pencucian Uang Lewat Kanal Remitansi Informal

Menurut Bloomberg, jaringan penipuan yang dipaksa keluar dari Kamboja semakin memindahkan operasi mereka ke resor pantai dan gedung perkantoran di Sri Lanka. Para peneliti mencatat bahwa Sri Lanka kekurangan kerangka hukum yang memadai untuk melawan penipuan online, sementara akses mudah ke kartu SIM dan konektivitas internet yang luas menjadikannya hub yang ideal bagi operasi kriminal. Sistem remitansi informal Undiyal di negara tersebut dapat menyediakan jalur pasar abu-abu untuk pencucian hasil, termasuk kripto, sehingga dana ilegal dapat menghindari pengawasan regulasi.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar