Steve Eisman: Merger SpaceX–Tesla Masuk Akal, Tapi Tidak Menarik bagi Investor SpaceX

Steve Eisman, dikenal sebagai investor “Big Short”, mengatakan dalam wawancara CNBC pada 8 Juni bahwa ia tidak akan mengesampingkan potensi merger antara SpaceX dan Tesla, meski ia menyebut skenario itu sangat tidak menarik bagi pemegang saham SpaceX. Komentar Eisman muncul saat SpaceX menarik permintaan luar biasa untuk IPO-nya, dengan Reuters melaporkan lebih dari $250 miliar minat investor dibanding penawaran yang direncanakan sebesar $75 miliar. Spekulasi ini mencerminkan sorotan yang lebih luas terhadap kemungkinan konsolidasi apa pun di dalam kerajaan bisnis Elon Musk, ketika investor menilai nilai SpaceX secara terpisah dibanding tantangan profitabilitas Tesla belakangan ini.

Komentar Eisman soal Kemungkinan Merger SpaceX-Tesla Saat Wawancara 8 Juni

Dalam wawancara CNBC pada 8 Juni, Eisman ditanya apakah Musk bisa memakai nilai saham SpaceX untuk mengakuisisi Tesla dan membawa kedua perusahaan berada di bawah payung X yang lebih luas. Eisman menganggap skenario itu masuk akal, sambil menegaskan bahwa ia tidak akan menyukainya sebagai investor SpaceX.

Eisman mengatakan:

"I wouldn't doubt it. I think if if I was a shareholder of SpaceX, that'd be the last thing in the world I'd want him to do. But I'm sure he's going to do it."

SpaceX telah menarik minat investor yang luar biasa menjelang IPO, dengan Reuters melaporkan lebih dari $250 miliar permintaan dibanding penawaran yang direncanakan $75 miliar. Angka-angka tersebut menegaskan nilai yang dinilai investor terhadap perusahaan sebagai bisnis yang berdiri sendiri.

Eisman sering disebut sebagai “The Big Short investor” karena ia termasuk investor yang mempertaruhkan penurunan pasar perumahan AS sebelum krisis keuangan 2008. Bersama tokoh-tokoh seperti Michael Burry, peran Eisman dicatat dalam buku Michael Lewis berjudul The Big Short pada tahun 2010, yang kemudian diadaptasi menjadi film pada 2015.

Eisman Menyebut Kekhawatiran Profitabilitas Tesla dan Persaingan EV

Kekhawatiran soal profitabilitas Tesla membentuk pandangannya terhadap potensi kesepakatan. Ia berpendapat bahwa laba perusahaan telah memburuk tajam dalam beberapa tahun terakhir di tengah persaingan yang makin ketat di pasar EV. Kekhawatiran itu membantu menjelaskan mengapa ia memandang kesepakatan apa pun dengan Tesla sebagai sesuatu yang tidak menarik bagi pemegang saham SpaceX.

Ekonomi bisnis kendaraan listrik menjadi inti skeptisisme Eisman. Ia menggambarkan bisnis EV sebagai padat modal dan sangat kompetitif, sehingga menunjukkan bahwa Tesla menghadapi tekanan dari kebutuhan investasi besar, tantangan penetapan harga, serta melambatnya momentum laba.

Persaingan dari Tiongkok menambah kekhawatiran lain. Eisman mengatakan bahwa Tiongkok memproduksi EV lebih murah daripada Tesla, sehingga memberi pesaing keunggulan biaya. Masalah itu bisa membebani margin Tesla saat pabrikan otomotif global memperebutkan pangsa pasar di pasar yang ramai.

Eisman menegaskan kembali:

"I wouldn't doubt that he buys it, but like I said, that's not something I would want to do."

FAQ

Apa yang dikatakan Steve Eisman tentang potensi merger SpaceX-Tesla pada 8 Juni?

Steve Eisman mengatakan dalam wawancara CNBC pada 8 Juni bahwa ia tidak akan mengesampingkan potensi merger antara SpaceX dan Tesla, meski ia menyebutnya sangat tidak menarik bagi pemegang saham SpaceX. Ia menyatakan: "I wouldn't doubt it. I think if if I was a shareholder of SpaceX, that'd be the last thing in the world I'd want him to do. But I'm sure he's going to do it."

Mengapa Eisman menganggap kesepakatan SpaceX-Tesla tidak menarik bagi investor SpaceX?

Eisman berargumen bahwa laba Tesla memburuk tajam dalam beberapa tahun terakhir di tengah persaingan yang makin ketat di pasar EV. Ia menggambarkan bisnis EV sebagai padat modal dan sangat kompetitif, serta mengatakan bahwa Tiongkok menghasilkan EV lebih murah daripada Tesla, sehingga memberi pesaing keunggulan biaya yang bisa membebani margin Tesla.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar