- Tether secara resmi menunjuk firma akuntansi Big Four untuk melakukan audit keuangan independen lengkap pertamanya, menandai langkah besar bagi penerbit stablecoin tersebut. Perusahaan mengumumkan langkah ini baru-baru ini karena mereka menginginkan pengawasan keuangan yang lebih mendalam. Audit akan memeriksa cadangan, sistem, dan pelaporan terkait peredaran USDT sebesar $184 miliar.
Ruang Lingkup dan Detail Proses Audit
Menurut Tether, audit akan mencakup campuran kompleks aset digital, cadangan tradisional, dan kewajiban yang telah di-tokenisasi. Perusahaan menyatakan bahwa proses onboarding dimulai beberapa minggu lalu, dengan firma audit meninjau sistem internal dan pengendalian.
Yang menarik, beberapa firma menunjukkan minat selama proses pemilihan karena skala Tether. Peninjauan ini melibatkan koordinasi dekat dengan para pemangku kepentingan di seluruh bisnis. Tether mengatakan bahwa keterlibatan ini melampaui attestasi standar yang biasanya digunakan oleh penerbit stablecoin.
Selain itu, perusahaan berencana untuk memindahkan sekuritas yang terdaftar dalam beberapa hari mendatang. Penyesuaian ini merupakan bagian dari upaya pengelolaan cadangan yang lebih luas menjelang audit.
Kepemimpinan dan Persiapan Internal
Tether menyoroti perubahan internal yang mendukung proses ini. Perusahaan menunjuk Simon McWilliams sebagai Chief Financial Officer pada awal 2025. Menurut Tether, perannya fokus pada penguatan pelaporan keuangan dan kesiapan audit.
McWilliams menyatakan bahwa firma yang dipilih mengikuti proses evaluasi kompetitif. Ia menambahkan bahwa Tether sudah beroperasi sesuai standar yang sejalan dengan persyaratan audit utama.
Sementara itu, CEO Paolo Ardoino membahas tujuan audit. Ia mengatakan bahwa perusahaan telah membangun sistem selama beberapa tahun untuk memenuhi standar keuangan yang ketat. Ia menekankan bahwa audit ini akan memberikan pengawasan yang lebih mendalam terhadap operasi dan cadangan.
Cadangan, Transparansi, dan Posisi Pasar
Tether melaporkan bahwa mereka terus mempertahankan laba dalam ekosistemnya. Dana ini tetap tersedia untuk mendukung stabilitas dan likuiditas USDT. Perusahaan juga menyimpan sumber daya di entitas terkait untuk memberikan fleksibilitas neraca tambahan.
Pada saat yang sama, Tether mencatat adanya pembaruan transparansi dan upaya kepatuhan yang berkelanjutan. Mereka menyatakan telah bekerja sama dengan penegak hukum untuk mengidentifikasi aktivitas ilegal dan membekukan dana jika diperlukan.
Audit ini akan memberikan gambaran rinci tentang komposisi cadangan dan posisi keuangan. Menurut Tether, proses ini mencerminkan fokus mereka yang lebih luas pada pengawasan operasional dan standar pelaporan.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
Belanja pertama sebesar 300.000 dolar AS yang terkait dengan Super PAC milik Tether mengarah ke perusahaan yang didirikan bersama oleh CEO, diduga terjadi penyaluran kepentingan
Komite Aksi Politik super yang terkait dengan Tether mengajukan dokumen ke Komisi Pemilihan Federal AS, yang menunjukkan bahwa pengeluaran pertamanya sebesar 300.000 dolar AS mengalir ke Nxum Group yang didirikan oleh CEO Tether Amerika, Bo Hines, untuk membeli iklan kampanye bagi kandidat Partai Republik dari Georgia, Clay Fuller, sehingga memicu tuduhan adanya aliran kepentingan.
GateNews21jam yang lalu
Tether Meluncurkan SDK AI Lokal Open-Source
Paolo Ardoino, CEO Tether, mengkritik AI terpusat dan mengadvokasi desentralisasi melalui QVAC SDK, yang memungkinkan penerapan model AI secara lokal. Perubahan ini meningkatkan privasi data dan kontrol pengguna, menempatkan Tether pada titik temu antara blockchain dan AI, serta menantang perusahaan teknologi dominan.
Coinfomania04-11 06:05
CEO Tether: USDT menyumbang 7,8% volume transaksi HIP-3 di Hyperliquid
Berita Gerbang, 10 April, CEO Tether Paolo Ardoino memposting bahwa adopsi USDT di Hyperliquid sedang tumbuh dengan cepat. Data menunjukkan bahwa dalam waktu kurang dari tiga bulan, USDT meningkat dari hampir tanpa pangsa di Hyperliquid menjadi menempati
GateNews04-10 14:09
Tether meluncurkan toolkit AI open-source QVAC SDK, yang berfokus pada modul dasar kecerdasan buatan umum
Tim QVAC di bawah Tether meluncurkan QVAC SDK, yaitu sebuah kit pengembangan AI lintas platform sumber terbuka yang bertujuan untuk membangun ekosistem cerdas masa depan dan mendukung berbagai perangkat. QVAC dianggap sebagai kerangka cerdas generasi baru, dengan fitur modular dan kemampuan perluasan tanpa batas, untuk beradaptasi dengan perkembangan di masa depan.
GateNews04-09 12:11