Bank Sentral Eropa merilis sebuah laporan pada tanggal 2 (waktu setempat) yang menemukan bahwa Tether, penerbit stablecoin terbesar di dunia USDT, membeli lebih dari 100 ton emas pada 2025, melampaui Polandia sebagai pembeli tunggal terbesar. Laporan Bank Sentral Eropa berjudul 'International Role of the Euro' menyatakan akuisisi Tether melebihi Polandia yang kira-kira 100 ton dan berada di urutan di depan Kazakhstan, Brasil, China, dan Turki. Tether mulai melakukan pembelian emas fisik pada 2022 untuk mendiversifikasi cadangan USDT dan meningkatkan stabilitas. ECB menilai perkembangan ini menyoroti potensi dampak makroekonomi yang signifikan dari pertumbuhan stablecoin yang berkelanjutan di tingkat global.
Tether Melampaui Polandia dalam Pembelian Emas 2025
Menurut laporan ECB, Tether membeli lebih dari 100 ton emas pada 2025, menjadikannya pembeli yang lebih besar daripada Polandia yang memperoleh kira-kira 100 ton sebagai pembeli tunggal terbesar dari suatu negara. Data laporan menunjukkan Tether berada di peringkat pertama, diikuti Polandia, Kazakhstan, Brasil, China, dan Turki dalam volume akuisisi emas.

Tether mulai melakukan pembelian emas fisik pada 2022 sebagai bagian dari strateginya untuk mendiversifikasi cadangan stablecoin USDT dan mengamankan stabilitas.
ECB Menganalisis Implikasi Makroekonomi Stablecoin
Laporan ECB membahas implikasi makroekonomi dari pertumbuhan stablecoin di luar pembelian emas Tether. Analisis tersebut menyatakan bahwa jika Amerika Serikat menerapkan kebijakan pengetatan moneter, hal ini bisa memicu penebusan stablecoin oleh pengguna di luar negeri, yang akan membatasi apresiasi dolar. Kekuatan dolar yang terbatas akan memperkuat efek limpahan perubahan kebijakan moneter AS terhadap ekonomi asing.
Sebaliknya, ECB mencatat bahwa kebijakan pengetatan moneter di luar negeri akan menyebabkan pembelian stablecoin, sehingga memicu arus masuk modal ke Amerika Serikat dan memperkuat dolar. Laporan menyimpulkan bahwa kebijakan pengetatan di luar negeri pada akhirnya akan mengontraksi pertumbuhan ekonomi AS melalui mekanisme ini.
FAQ
Berapa banyak emas yang dibeli Tether pada 2025 menurut ECB?
Laporan 'International Role of the Euro' Bank Sentral Eropa menemukan bahwa Tether membeli lebih dari 100 ton emas pada 2025, melampaui Polandia yang kira-kira 100 ton untuk menjadi pembeli tunggal terbesar.
Mengapa Tether mulai membeli emas fisik?
Tether mulai melakukan pembelian emas fisik pada 2022 untuk mendiversifikasi cadangan yang mendukung stablecoin USDT dan meningkatkan stabilitas.
Implikasi makroekonomi apa yang diidentifikasi ECB untuk pertumbuhan stablecoin?
Analisis ECB menyatakan bahwa pengetatan moneter AS dapat memicu penebusan stablecoin oleh pengguna luar negeri yang membatasi apresiasi dolar dan memperbesar efek limpahan kebijakan ke ekonomi asing, sementara pengetatan di luar negeri dapat memperkuat dolar melalui pembelian stablecoin dan mengontraksi pertumbuhan ekonomi AS.