
Pendiri startup pembayaran lintas negara Tokenz, Lâm Po-huan, mengumumkan pada 2 Juni bahwa mereka telah menyelesaikan penggalangan dana Seri A dengan total nilai 1 miliar yen. Pada Desember 2025, Jepang akan menerapkan “スマホ新法” (Undang-Undang Promosi Persaingan Smartphone), yang mewajibkan Apple dan Google membuka pembayaran pihak ketiga serta pembayaran di luar aplikasi, sehingga mendorong kebutuhan pembayaran lintas negara melonjak tajam. Platform MoR Tokenz (sales record agent/agen pencatatan penjualan) berada di inti jalur tersebut.
Penggunaan Dana Seri A
Tiga arah yang jelas:
Pengembangan produk: jenis pembayaran diperluas hingga sekitar 300 jenis; memperkuat fitur pendeteksian penipuan berbantuan AI serta optimalisasi perpajakan
Ekspansi kantor global: kantor yang ada saat ini berada di Jepang, Taiwan, Singapura, dan Amerika Serikat, serta Lituania
Rekrutmen talenta: mendatangkan talenta profesional papan atas di bidang pembayaran dan fintech (FinTech)
Fokus Layanan Platform MoR Tokenz
Platform MoR Tokenz menggunakan identitas entitas legal berizin untuk mewakili perusahaan, lalu menjual produk digital kepada konsumen akhir sebagai perantara/distributor. Ruang lingkup layanan meliputi: integrasi pembayaran lintas negara, penyelesaian dalam mata uang asing, pengembalian dana (refund) arus dana, pencegahan penipuan, pengendalian risiko, penukaran mata uang yang sah, serta pelaporan pajak.
Sasarannya adalah penyedia konten digital seperti perusahaan game, layanan streaming video, komik, dan penyedia aplikasi. Lâm Po-huan menyatakan: “Pasar sudah memberi kami jawaban yang jelas—keahlian berbasis wilayah adalah kuncinya. Kami akan memusatkan lebih banyak sumber daya untuk pendalaman produk, ekspansi kepatuhan, serta melayani mitra pedagang yang sudah ada.”
FAQ
Apa nilai inti model MoR (sales record agent/agen pencatatan penjualan) bagi pelaku konten digital?
Platform MoR, sebagai entitas legal berizin, menggantikan pelaku usaha untuk menangani proses kepatuhan lintas negara seperti integrasi pembayaran lintas negara, penyelesaian dalam mata uang asing, refund, pendeteksian penipuan, dan pelaporan pajak. Pelaku usaha hanya perlu fokus pada penjualan produk digital, sementara seluruh pekerjaan kepatuhan lintas negara yang kompleks diserahkan kepada platform MoR. Bagi pengembang skala kecil dan menengah, biaya membangun infrastruktur kepatuhan sendiri sangat tinggi, sehingga model MoR langsung menyelesaikan masalah tersebut.
Apa dampak langsung “undang-undang baru” Jepang terhadap bisnis Tokenz?
“スマホ新法” yang berlaku di Jepang pada Desember 2025 mewajibkan Apple dan Google membuka pembayaran pihak ketiga serta pembayaran di luar aplikasi, sehingga untuk pertama kalinya para pelaku usaha memiliki kesempatan untuk memungut pembayaran langsung dari konsumen tanpa melalui platform, sekaligus juga harus menanggung sendiri kewajiban pajak dan kepatuhan yang sebelumnya ditangani oleh platform. Layanan MoR Tokenz pas masuk untuk memenuhi kebutuhan kepatuhan baru ini.
Seberapa besar skala pelanggan Tokenz saat ini dan bagaimana tata letak globalnya?
Jumlah karyawan Tokenz secara global sekitar 20 orang. Tenaga kerja di bidang bisnis dan engineering terutama tersebar di Jepang dan Taiwan, dengan kantor-kantor global mencakup Jepang, Taiwan, Singapura, Amerika Serikat, dan Lituania. Pelanggan yang sudah ada termasuk 《HUNTERxHUNTER NENxSURVIVOR》 dari grup Bushido, 《Crash Fever》 dari WonderPlanet, dan Game8; saat ini, platform sudah diadopsi oleh puluhan perusahaan di dalam dan luar negeri.