Pesan dari Gate News, 24 April — Donald Trump telah mengancam akan memberlakukan tarif terhadap Inggris terkait pajak layanan digitalnya dan mengisyaratkan akan meninjau kembali dukungan AS untuk kedaulatan Kepulauan Falkland milik Inggris, di tengah ketegangan kebijakan Iran. Menurut memo Pentagon yang bocor, ancaman tersebut dibuat pada Kamis malam sebagai balasan atas dukungan sekutu NATO yang dinilai kurang dalam konflik di Timur Tengah.
Dokumen Pentagon tersebut menguraikan langkah-langkah potensial terhadap negara-negara Eropa, termasuk meninjau kembali dukungan diplomatik AS bagi wilayah-wilayah Eropa seperti Falkland, yang terletak di Atlantik Selatan dekat Argentina. Trump juga memperingatkan bahwa ia akan menerapkan “tarif besar bagi Inggris” jika negara tersebut menolak untuk meninggalkan pajak layanan digital sebesar 2% terhadap perusahaan teknologi besar asal AS. Selain itu, memo tersebut menyarankan kemungkinan mengeluarkan Spanyol dari NATO setelah Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez menolak mengizinkan pangkalan atau ruang udara Spanyol untuk serangan terhadap Iran.
Downing Street menanggapi dengan tegas, dengan menyatakan: “Kami tidak bisa lebih jelas mengenai posisi Inggris terkait Kepulauan Falkland. Kedaulatannya yang telah lama ada dan tidak berubah berada di tangan Inggris, dan hak pulau tersebut untuk menentukan nasib sendiri adalah yang utama.” Juru bicara No10 menambahkan bahwa posisi Inggris terkait Iran tidak akan berubah karena ancaman Trump. Pemimpin Demokrat Liberal Sir Ed Davey meminta kunjungan kenegaraan Raja Charles yang direncanakan ke AS minggu depan untuk dibatalkan, dengan menggambarkan Trump sebagai “tidak dapat diandalkan” dan “merugikan.”
AS mendukung Inggris selama Perang Falklands 1982 melawan Argentina, yang mengakibatkan 650 tentara Argentina dan 255 pasukan Inggris tewas. Argentina terus mengklaim kedaulatan atas pulau-pulau tersebut, yang juga dikenal sebagai Las Malvinas.