Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengumumkan pada 10 Juni (waktu setempat) bahwa rudal jelajah jarak jauh FP-5 Flamingo yang dikembangkan secara domestik oleh Ukraina menghantam fasilitas militer Vneir-Progress di Cheboksary, Rusia. Pabrik tersebut, yang berjarak sekitar 1.000 kilometer dari perbatasan Ukraina, memproduksi komponen untuk drone dan rudal Rusia, termasuk perangkat pencegah gangguan yang penting bagi sistem senjata jarak jauh. Zelenskyy menyatakan bahwa operasi jarak jauh Ukraina terhadap fasilitas militer Rusia dan infrastruktur minyak terus berlanjut, menandai penempatan terbaru FP-5 Flamingo dalam kampanye serangan strategis Ukraina.
Zelenskyy Mengonfirmasi Serangan ke Fasilitas Militer Rusia
Zelenskyy memposting di X pada 10 Juni (waktu setempat) bahwa “sanksi jarak jauh Ukraina terhadap fasilitas militer Rusia dan industri minyak terus berlanjut,” sambil menambahkan bahwa “tadi malam FP-5 Flamingo menghantam fasilitas militer di Cheboksary, Rusia, yang memasok komponen drone dan rudal.” Markas Besar Umum Ukraina mengonfirmasi serangan terhadap pabrik Vneir-Progress di Cheboksary.
Defense Express, sebuah media urusan militer, memperkirakan sekitar lima rudal FP-5 Flamingo digunakan dalam operasi tersebut, dengan dua rudal mengenai targetnya. Pabrik Vneir-Progress memproduksi komponen penting untuk sistem senjata jarak jauh Rusia, termasuk perlengkapan perang elektronik dan peralatan pencegah gangguan.
Spesifikasi Teknis FP-5 Flamingo
FP-5 Flamingo adalah rudal jelajah jarak jauh yang diluncurkan dari darat, dikembangkan oleh perusahaan rintisan pertahanan Ukraina Fire Point. Rudal ini memiliki jangkauan maksimum 3.000 kilometer, sehingga Moskow berada dalam jarak serang, serta membawa hulu ledak 1,1 ton—lebih dari dua kali muatan proyektil rudal Tomahawk. Kecepatan maksimumnya mencapai 900 kilometer per jam.
Rudal ini dilengkapi sistem navigasi yang menggabungkan GPS, Sistem Navigasi Inersial (INS), dan Global Navigation Satellite System (GNSS). Nama “Flamingo” dilaporkan berasal ketika batch produksi awal dicat warna pink karena masalah teknis.
Fire Point Mengembangkan Rudal Berjangkauan Terjauh Ukraina
Pada Agustus tahun lalu, Presiden Zelenskyy mengumumkan uji coba peluncuran FP-5 Flamingo yang sukses, memujinya sebagai “rudal paling canggih yang pernah kami miliki sejauh ini.” Menurut Reuters, Ukraina juga meluncurkan rudal FP-5 Flamingo ke pabrik Vneir-Progress dan beberapa fasilitas militer Rusia lainnya bulan lalu pada tanggal 5.
FAQ
Berapa jangkauan maksimum rudal FP-5 Flamingo milik Ukraina?
FP-5 Flamingo memiliki jangkauan maksimum 3.000 kilometer, yang membuat ibu kota Rusia Moskow berada dalam jarak serang.
Fasilitas apa yang diserang FP-5 Flamingo pada 10 Juni?
Pada 10 Juni (waktu setempat), FP-5 Flamingo menghantam pabrik militer Vneir-Progress di Cheboksary, Rusia, yang memproduksi komponen untuk drone dan rudal Rusia, termasuk perangkat pencegah gangguan.