Menurut Jin10, pada Selasa, 24 Juni, dolar AS mencapai level tertingginya sejak November karena para trader menguatkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada akhir tahun ini. Kini, para trader memperkirakan hampir dua kali kenaikan suku bunga masing-masing 25 basis poin pada awal 2027, dengan kemungkinan dimulainya siklus pada September. Analis Jordan Rochester dari Mizuho International mencatat bahwa dolar biasanya menguat menjelang kenaikan suku bunga.
Sementara itu, euro turun ke level terendah satu tahun setelah pernyataan Presiden ECB Lagarde yang menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga di kawasan tersebut. Yen Jepang tetap berada di bawah tekanan karena pasar meyakini laju Bank of Japan tidak cukup untuk membendung pelemahan yen, sehingga membuat para trader siaga terhadap kemungkinan intervensi mata uang.