Indeks Dolar AS Naik 0,3% pada 12 Mei di Tengah Rilis Data CPI

GateNews

Pada 12 Mei, ICE U.S. Dollar Index naik 0,33% menjadi 98,275 saat sesi penutupan New York, diperdagangkan dalam kisaran 97,951 hingga 98,460 poin sepanjang hari. Bloomberg Dollar Index menguat 0,29%, mencapai 1192,70, dengan perdagangan intraday di antara 1188,72 dan 1194,76 poin.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

CPI AS naik mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga, Bitcoin turun kembali ke 80.000 dolar AS

Pada 13 Mei, Bitcoin turun kembali ke 80.700 dolar AS. Berdasarkan data yang diumumkan Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) pada hari Selasa, CPI (Indeks Harga Konsumen) AS untuk bulan April naik 0,6% secara bulanan dan 3,8% secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan perkiraan ekonom sebesar 3,7%. Menanggapi data tersebut, menurut alat “FedWatch” dari CME, probabilitas pasar memperkirakan The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Desember meningkat menjadi lebih dari 30%. Lata

MarketWhisper1menit yang lalu

Rupiah Mencapai Rekor Terendah 17.525 per Dolar AS; Bank Sentral Berjanji Akan Intervensi Pasar

Menurut Wakil Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti, nilai tukar rupiah Indonesia jatuh ke level terendah rekor 17.525 per dolar AS pada Selasa (13 Mei), mendorong bank sentral berjanji melakukan intervensi terarah di pasar valuta asing. Rupiah telah melemah hampir 5% sepanjang tahun berjalan (year-to-date), menjadikannya salah satu mata uang dengan kinerja terburuk di antara pasar negara berkembang. Damayanti menyebut tekanan tersebut dipicu oleh harga minyak yang lebih tinggi dan men

GateNews17menit yang lalu

Menteri Keuangan AS Bessent Tiba di Korea Selatan Hari Ini

Sumber pasar melaporkan bahwa Menteri Keuangan AS Bessent tiba di Korea Selatan hari ini (13 Mei).

GateNews53menit yang lalu

CITIC Securities: Risiko Inflasi Sekunder AS Rendah, Harga Minyak Tinggi Membatasi Disinflasi 2026, The Fed Diperkirakan Memotong 25 Basis Poin

Menurut laporan CITIC Securities, inflasi AS tetap tinggi pada April, dengan kenaikan biaya sewa mendorong inflasi inti lebih tinggi di tengah ketegangan Timur Tengah yang masih berlangsung. Bank tersebut mencatat bahwa inflasi yang tinggi terus menggerus daya beli rumah tangga, sementara keluarga berpendapatan rendah menghadapi tekanan biaya yang lebih tajam dan upah riil kembali turun secara year-over-year untuk pertama kalinya dalam tiga tahun. CITIC Securities menilai risiko inflasi sekunder

GateNews1jam yang lalu

Imbal Hasil Obligasi Pemerintah Jepang 10 Tahun Mencapai 2,575%, Tertinggi Sejak Mei 1997

Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun naik menjadi 2,575% hari ini, mencapai level tertingginya sejak Mei 1997. Kenaikan ini menandai tonggak penting bagi suku bunga acuan, mencerminkan perubahan dalam sentimen pasar dan ekspektasi kebijakan moneter.

GateNews1jam yang lalu

Surplus Rekening Berjalan Jepang Maret Melampaui Perkiraan di 39,01 Triliun Yen

Surplus akun berjalan Jepang yang disesuaikan secara musiman pada bulan Maret mencapai 39,01 triliun yen, melampaui perkiraan 29,38 triliun yen dan surplus bulan sebelumnya sebesar 27,09 triliun yen.

GateNews1jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar