Menurut pemantauan pasar oleh Beating, investor Hong Kong menjalankan pair trade yang berfokus pada perusahaan model bahasa besar (large language model) AI asal Tiongkok. Sejak akhir Maret, saham Zhipu melonjak 170%, sementara MiniMax turun sekitar 50%. Sejak pencatatan mereka pada Januari, kedua saham sama-sama menguat, tetapi reli Zhipu year-to-date lebih dari 1.500% jauh mengungguli MiniMax.
Perbedaan ini mencerminkan kesenjangan kinerja. Zhipu mempertahankan volume penjualan sambil menaikkan harga model GLM, sedangkan MiniMax memangkas harga model andalannya M3 sebesar 50% hanya satu minggu setelah peluncuran. Goldman Sachs menurunkan target harga MiniMax sebesar 14% karena kekhawatiran terhadap profitabilitas, sementara JPMorgan menaikkan target Zhipu sambil menurunkan peringkat MiniMax, dengan menyebut langkah penetapan harga MiniMax sebagai bukti lemahnya daya saing model. HSBC memperkirakan MiniMax menghadapi pembukaan kepemilikan saham sebesar 65% pada 8 Juli, dibanding hanya 6% untuk Zhipu pada 7 Juli, sehingga memberi amunisi short yang memadai menjelang percepatan pair trades yang diperkirakan terjadi pada awal Juli.