Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini ada yang bertanya tentang masalah penarikan dana, sebenarnya terkait dengan manajemen risiko memang ada banyak jebakan. Saya akan rangkum kondisi yang saya pahami.
Pertama dan yang paling penting, alasan paling umum penarikan dana terhambat adalah pembekuan dana dan manajemen risiko dari bank. Dua hal ini adalah faktor utama. Saya pernah dengar ada yang mentransfer ratusan juta tanpa masalah, tapi juga pernah mengalami dana hanya 70k langsung terkena manajemen risiko, jadi sebenarnya besar kecilnya jumlah tidak selalu menjadi faktor penentu.
Tentang cara menghindari manajemen risiko, saya rangkum beberapa poin praktis. Pertama, jangan bermain dengan pola masuk dan keluar cepat, misalnya uang baru masuk langsung ditransfer keluar lagi, pola ini sangat rawan terkena masalah. Selain itu, hindari pola transaksi banyak masuk dan keluar atau satu kali masuk banyak keluar, karena sistem bank cukup sensitif terhadap pola transaksi seperti ini. Juga, berhati-hatilah saat melakukan transaksi besar di malam hari, karena mudah memicu mekanisme anti pencucian uang.
Kalau ingin menjaga akun tetap aktif, jika memungkinkan, isi saldo di kartu tersebut atau beli produk keuangan seperti reksa dana, agar bank melihat kamu punya aktivitas keuangan yang normal. Kalau tidak terburu-buru butuh uang, sebaiknya jangan keluarkan dana sekaligus dalam jumlah besar, lakukan secara bertahap agar lebih aman. Kartu bank yang tidak digunakan dalam waktu lama memang lebih rentan terkena manajemen risiko, tapi secara umum peluangnya tidak terlalu tinggi.
Kalau memang tidak sengaja terkena manajemen risiko, jangan panik. Tetap tenang, hubungi pihak pengirim dana dan kerjasama untuk menyelesaikan masalah. Sebagian besar manajemen risiko bank sebenarnya bertujuan melindungi keamanan dana pengguna, selama penjelasan jelas dan proses pengaduan dilakukan dengan benar, biasanya masalah ini bisa diselesaikan dengan lancar.