Foresight News melaporkan bahwa Kepala Eksekutif Wilayah Administratif Khusus Hong Kong, John Lee, menyampaikan pidato video di Consensus 2026. John Lee menyatakan bahwa Hong Kong saat ini adalah salah satu ekonomi paling bebas di dunia dan juga salah satu dari tiga pusat keuangan internasional utama global. Di bawah prinsip “Satu Negara, Dua Sistem”, Hong Kong memiliki tradisi hukum, yurisdiksi pengadilan yang independen, serta sistem hukum umum yang serupa dengan pusat keuangan global, dan memiliki keunggulan dalam kebebasan arus modal serta sistem pajak yang rendah.
John Lee menunjukkan bahwa Hong Kong sedang berupaya membangun dirinya menjadi pusat inovasi aset digital global. Pemerintah selama beberapa tahun terakhir secara aktif membangun kerangka pengaturan, dan pada Juni tahun lalu merilis Deklarasi Kebijakan Pengembangan Aset Digital 2.0, yang bertujuan untuk membangun ekosistem aset digital yang terpercaya dan inovatif. Di antaranya, Peraturan Stablecoin yang diberlakukan pada Agustus tahun lalu menetapkan sistem perizinan bagi penerbit stablecoin fiat, dan Otoritas Pengelolaan Keuangan Hong Kong (HKMA) sedang memproses aplikasi terkait secara aktif, dengan perkiraan lisensi penerbit stablecoin pertama akan diberikan bulan depan.
Selain itu, John Lee menyebutkan bahwa Komisi Sekuritas dan Futures Hong Kong (SFC) tahun lalu mengumumkan peta jalan pengawasan pasar aset virtual, melalui serangkaian langkah untuk meningkatkan likuiditas pasar aset virtual dan memperluas produk serta layanan terkait. Saat ini, Hong Kong menempati posisi keempat dalam peringkat daya saing digital global, dan juga keempat dalam peringkat talenta, serta memiliki lima universitas dalam daftar 100 universitas terbaik dunia. Hong Kong akan terus berada di garis depan perubahan keuangan dan teknologi, menyambut perusahaan dan lembaga global untuk bersama-sama membangun masa depan digital.
Artikel Terkait
BTC 15分钟下挫0.63%:宏观数据打压风险偏好叠加ETF资金流出加剧抛压
BTC 15分钟上涨0.62%:地缘冲突推升避险需求与链上资金共振驱动上行