Menurut Bloomberg, Bitcoin Depot Inc., operator ATM kripto AS yang pernah menjadi yang terbesar di Amerika Utara, mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 di Pengadilan Distrik Selatan Texas pada 18 Mei setelah mematikan jaringan ribuan kiosnya.
Perusahaan menyebut keruntuhannya disebabkan oleh model bisnis yang tidak berkelanjutan, meningkatnya gugatan hukum, serta penegakan peraturan. Didirikan pada 2016, Bitcoin Depot menghadapi tekanan yang makin berat setelah keruntuhan FTX pada 2022, aturan yang lebih ketat untuk ATM kripto berbasis uang tunai, dan larangan di tingkat negara bagian terkait kekhawatiran aktivitas ilegal. Entitas Kanada-nya turut dimasukkan dalam proses pengadilan AS.