Emas Mengungguli Surat Utang AS dalam Cadangan Bank Sentral Global

XAUUSD1,03%

Emas mengungguli US Treasuries sebagai komponen terbesar cadangan resmi bank sentral global pada akhir 2025, menurut laporan Bank Sentral Eropa (ECB) Juni 2026 tentang peran internasional euro. Pergeseran terjadi saat ketegangan geopolitik, risiko sanksi, dan pertanyaan tentang ketergantungan dolar membentuk ulang strategi cadangan global. Langkah ini menandai perubahan besar dalam cara bank sentral mendekati keamanan, likuiditas, dan risiko kedaulatan, dengan emas untuk pertama kalinya melampaui utang pemerintah AS dalam puluhan tahun.

Emas Mencapai 27% Cadangan Global, Sementara Treasuries Turun ke 22%

Emas menyumbang 27% dari total cadangan resmi global pada akhir 2025, naik dari 20% setahun sebelumnya, menurut laporan ECB Juni 2026. Dalam periode yang sama, porsi US Treasuries turun dari 25% menjadi 22%.

Aset yang didenominasi dolar masih menyumbang sekitar 42% dari cadangan global, sementara euro menyumbang kira-kira 15% hingga 16%. Urutan di dalam portofolio cadangan telah berubah: emas kini mengungguli US Treasuries.

Langkah ini signifikan karena Treasuries selama ini diperlakukan sebagai aset aman utama bagi bank sentral. Treasuries likuid, dalam, dan didukung oleh ekonomi terbesar di dunia. Emas berbeda—emas tidak membayar imbal hasil, bisa mahal untuk disimpan, dan harganya bisa volatil. Namun, bank sentral memegang lebih banyak emas dalam nilai.

Sebagian pergeseran mencerminkan lonjakan tajam harga emas. Saat emas reli, nilai cadangan emas bank sentral yang sudah ada meningkat. Bank sentral telah membangun kembali eksposurnya terhadap emas setelah bertahun-tahun memperlakukannya sebagai aset cadangan sekunder.

Mata Uang Utama Turun Lebih dari 99% Nilai terhadap Emas sejak 1971

Incrementum AG, menggunakan data LSEG, menunjukkan bagaimana mata uang utama kehilangan nilai terhadap emas sejak Agustus 1971, ketika Amerika Serikat menghentikan konvertibilitas dolar menjadi emas di bawah sistem Bretton Woods.

Sejak saat itu, dolar AS telah kehilangan sekitar 99,24% nilainya dalam ukuran emas. Poundsterling Inggris kehilangan sekitar 99,57%. Skenario euro hipotetis akan kehilangan sekitar 99,08% nilai emasnya pada periode yang sama. Yen Jepang dan franc Swiss juga mengalami penurunan yang signifikan terhadap emas.

Bagi bank sentral, emas memiliki satu fitur yang tidak dimiliki obligasi dan mata uang: emas bukan liabilitas pihak lain. Obligasi Treasury bergantung pada pemerintah AS. Cadangan euro bergantung pada kawasan euro. Simpanan bank bergantung pada sistem perbankan. Emas berada di luar rantai itu.

Bank Sentral Mengutamakan Netralitas Kedaulatan daripada Imbal Hasil

Pergeseran cadangan mencerminkan pandangan yang berubah terhadap risiko politik. Setelah bertahun-tahun sanksi, aset yang dibekukan, fragmentasi perdagangan, dan meningkatnya persaingan geopolitik, emas menjadi bentuk netralitas kedaulatan.

Bank sentral tidak sekadar mencari imbal hasil. Mereka mencari aset yang dapat bertahan di dunia yang lebih terpecah. Emas menawarkan sesuatu yang tidak bisa diberikan Treasuries dalam konteks ini.

Porsi Cadangan Emas Naik dari 33% menjadi 60% pada 1970-an

Perubahan yang terjadi saat ini memiliki gema pada 1970-an. Porsi emas dari cadangan resmi naik dari sekitar 33% menjadi 60% selama dekade itu setelah runtuhnya Bretton Woods dan guncangan inflasi yang menyusul, menurut data CEIC.

Pergeseran kembali ke Treasuries datang kemudian, terutama pada 1980-an, ketika Paul Volcker dari Federal Reserve menekan inflasi dan membuat obligasi dolar kembali menarik. Imbal hasil riil yang tinggi membantu memulihkan kepercayaan pada pendapatan tetap AS.

Kondisi saat ini berbeda. Inflasi memang penting, tetapi bukan satu-satunya pendorong. Kekuatan yang lebih besar tampaknya adalah fragmentasi geopolitik. Data ECB mengonfirmasi bahwa aset dolar masih mendominasi cadangan global, tetapi kenaikan emas di atas US Treasuries menunjukkan bahwa arsitektur manajemen cadangan sedang berubah.

FAQ

Berapa persentase cadangan global yang diwakili emas pada akhir 2025?
Emas menyumbang 27% dari total cadangan resmi global pada akhir 2025, naik dari 20% setahun sebelumnya, menurut laporan ECB Juni 2026.

Berapa nilai yang hilang dari dolar AS terhadap emas sejak 1971?
Dolar AS telah kehilangan sekitar 99,24% nilainya dalam ukuran emas sejak Agustus 1971, ketika Amerika Serikat menghentikan konvertibilitas dolar menjadi emas di bawah sistem Bretton Woods, menurut Incrementum AG menggunakan data LSEG.

Mengapa emas mengungguli US Treasuries dalam cadangan bank sentral?
Pergeseran terjadi saat ketegangan geopolitik, risiko sanksi, dan pertanyaan tentang ketergantungan dolar membentuk ulang strategi cadangan global. Bank sentral mencari aset yang memberikan netralitas kedaulatan dan tidak bergantung pada kredit atau sistem pembayaran pemerintah lain.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar