Strategis Goldman Sachs Snyder Sebut Kekhawatiran Gelembung AI Berlebihan

SPX500-0,01%

Ben Snyder, Kepala Strategi Ekuitas AS Goldman Sachs, menyatakan dalam wawancara baru-baru ini dengan Business Insider bahwa kekhawatiran gelembung AI di pasar berlebihan. Snyder mengutip perluasan investasi infrastruktur AI yang berkelanjutan dan pertumbuhan laba yang berlangsung di perusahaan terkait sebagai alasan tren investasi AI kemungkinan akan bertahan dalam jangka pendek. Penilaiannya muncul di tengah kekhawatiran pasar bahwa perusahaan cloud besar mungkin tiba-tiba mengurangi pengeluaran AI yang masif jika imbal hasil gagal memenuhi ekspektasi.

Snyder Menepis Kekhawatiran Pemotongan Pengeluaran Cloud

Snyder menyatakan kemungkinan pemotongan pengeluaran mendadak oleh perusahaan cloud besar rendah. Ia menjelaskan bahwa peningkatan berkelanjutan dalam belanja pembangunan infrastruktur AI akan mendukung arus investasi terkait. Menurut Snyder, beberapa pelaku pasar khawatir jika satu perusahaan menentukan imbal hasil investasi AI di bawah ekspektasi dan menurunkan rencana belanja, perusahaan lain mungkin mengikutinya. Namun, ia menilai skenario ini tidak mungkin terjadi mengingat perluasan pengeluaran infrastruktur AI yang terus berlanjut.

Analisis Valuasi S&P 500 Menunjukkan Pertumbuhan yang Didorong Laba

Snyder menyatakan bahwa kekhawatiran tentang valuasi saham AI dan teknologi berlebihan. Ia mencatat bahwa indeks S&P 500 naik lebih dari 20% dalam setahun terakhir, tetapi rasio harga terhadap laba forward 12 bulan lebih rendah dibandingkan setahun lalu. Menurut Snyder, ini menunjukkan kenaikan harga saham disebabkan oleh pertumbuhan laba, bukan karena investor membayar harga lebih tinggi. Ia menyatakan bahwa valuasi yang kuat untuk saham terkait meskipun pertumbuhan laba yang kuat menandakan skeptisisme investor masih ada. "Menarik bahwa investor melihat valuasi tinggi sebagai tanda peringatan sementara juga melihat valuasi rendah sebagai tanda peringatan," kata Snyder. "Pesimisme berarti premi risiko ekuitas masih ada di pasar."

Tiga Tema Investasi: Infrastruktur AI, Infrastruktur Listrik, Hyperscaler

Snyder mengidentifikasi infrastruktur AI, infrastruktur listrik, dan hyperscaler sebagai tema investasi yang perlu diperhatikan. Ia menyatakan bahwa saham terkait infrastruktur AI termasuk semikonduktor, server, dan peralatan jaringan AI masih diperdagangkan pada valuasi yang relatif rendah. Menurut Snyder, perluasan kelipatan valuasi masih terbatas di sebagian besar industri semikonduktor termasuk memori, menyisakan ruang untuk kenaikan lebih lanjut. Ia menyatakan terus memberikan bobot pada tema investasi terkait AI ini.

Tanya Jawab

Apa yang dikatakan Ben Snyder tentang kekhawatiran gelembung AI?

Ben Snyder, Kepala Strategi Ekuitas AS Goldman Sachs, menyatakan dalam wawancara baru-baru ini dengan Business Insider bahwa kekhawatiran gelembung AI di pasar berlebihan. Ia mengutip perluasan investasi infrastruktur AI yang berkelanjutan dan pertumbuhan laba yang berlangsung di perusahaan terkait sebagai alasan tren investasi AI kemungkinan akan bertahan.

Tiga tema investasi apa yang diidentifikasi Snyder?

Snyder mengidentifikasi infrastruktur AI (semikonduktor, server, peralatan jaringan AI), infrastruktur listrik, dan hyperscaler sebagai tema investasi yang perlu diperhatikan. Ia menyatakan bahwa saham terkait infrastruktur AI masih diperdagangkan pada valuasi yang relatif rendah dengan ruang untuk kenaikan lebih lanjut.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar