Google mengajukan gugatan di pengadilan federal New York terhadap Outsider Enterprise, yang diduga sebagai jaringan kejahatan siber asal Tiongkok, karena menggunakan AI Gemini milik perusahaan untuk mengotomatiskan kampanye penipuan pesan teks yang menargetkan ratusan ribu korban di AS. Para terdakwa diduga menggunakan AI Gemini untuk membuat kode dan template bagi situs web palsu yang meniru portal telekomunikasi yang sah guna mencuri kredensial keuangan. Gugatan ini muncul ketika penipuan keuangan berbasis AI meningkat di seluruh Amerika Serikat, dengan FBI menerima 1.008.597 total pengaduan kejahatan internet pada 2025.
Outsider Enterprise Diduga Mengirim 2,5 Juta Pesan Penipuan
Para terdakwa diduga mengirim 2,5 juta pesan penipuan dan membuat 8.000 situs web phishing yang menargetkan akun keuangan, menurut dokumen pengadilan. FBI mengatakan operasi tersebut menerapkan lebih dari 8.000 situs web phishing di puluhan negara. Google menerima sekitar 55.000 laporan pesan mencurigakan di Google Messages dalam periode dua minggu yang berakhir pada 1 Juni, yang banyak di antaranya diduga terkait dengan Outsider Enterprise.
Dokumen pengadilan menunjukkan jaringan itu mencuri sekitar 3,87 juta nomor kartu kredit, yang berkontribusi pada kira-kira $1,9 miliar kerugian sejak Juli 2023. Situs phishing itu diduga menargetkan berbagai akun keuangan, termasuk dompet kripto dan kredensial bursa.
Google Mengajukan Gugatan di Pengadilan Federal New York
Google mengajukan gugatan pada Jumat terhadap Outsider Enterprise karena diduga menggunakan AI Gemini untuk menggerakkan kampanye penipuan. Para terdakwa diduga menggunakan AI Gemini untuk membuat kode dan template bagi situs web palsu yang meniru portal telekomunikasi yang sah, menurut dokumen pengadilan. Pada 12 Juni 2026, Google mengumumkan lewat media sosial bahwa gugatan tersebut menargetkan pengembang perangkat lunak inti dalam operasi kejahatan siber yang dikenal sebagai Outsider Enterprise.
FBI Melaporkan 1 Juta Pengaduan Kejahatan Internet pada 2025
FBI menerima 1.008.597 total pengaduan kejahatan internet pada 2025, dengan pengaduan terkait kripto mencapai 181.565 laporan dan $11 miliar kerugian—tertinggi dibanding kategori lainnya. Untuk pertama kalinya dalam hampir 25 tahun sejarahnya, Internet Crime Complaint Center milik FBI membentuk bagian khusus untuk penipuan berbasis kecerdasan buatan, yang menghasilkan 22.364 pengaduan dan membuat orang Amerika menanggung hampir $893 juta.
Biro tersebut, melalui Operation Level Up yang diluncurkan pada 2024, telah memberi tahu lebih dari 8.000 korban penipuan kripto dan mencegah lebih dari $500 juta potensi kerugian. Penelitian menunjukkan bahkan model AI terkemuka sekalipun dapat mendorong perilaku berbahaya, sehingga memunculkan kekhawatiran saat perusahaan seperti Apple mengintegrasikan kemampuan AI ke dalam produk konsumen.
FAQ
Apa yang dituduhkan Google kepada Outsider Enterprise?
Google mengajukan gugatan di pengadilan federal New York terhadap Outsider Enterprise karena diduga menggunakan Gemini AI untuk mengotomatiskan kampanye penipuan pesan teks yang menargetkan ratusan ribu korban di AS. Para terdakwa diduga menggunakan Gemini AI untuk membuat kode dan template bagi situs web palsu yang meniru portal telekomunikasi yang sah guna mencuri kredensial keuangan.
Berapa besar uang yang diperkirakan FBI sebagai kerugian akibat operasi tersebut?
FBI memperkirakan operasi itu mencuri 3,87 juta nomor kartu kredit dan menyebabkan $1,9 miliar kerugian sejak Juli 2023, menurut dokumen pengadilan yang diajukan dalam gugatan Google.
Berapa banyak pengaduan penipuan terkait AI yang diterima FBI pada 2025?
Untuk pertama kalinya dalam hampir 25 tahun sejarahnya, Internet Crime Complaint Center milik FBI membentuk bagian khusus untuk penipuan berbasis kecerdasan buatan, yang menghasilkan 22.364 pengaduan dan menelan biaya hampir $893 juta bagi orang Amerika pada 2025.