Berita Gerbang, 11 April, Iran mengumumkan susunan personel delegasi yang melakukan perundingan dengan Amerika Serikat pada hari itu. Delegasi Iran terdiri dari 71 orang, termasuk tim perundingan utama, tim ahli, perwakilan media, serta tim protokol dan keamanan. Delegasi dipimpin oleh Ketua parlemen Islam Iran, Kalibaf; anggota inti mencakup Menteri Luar Negeri Araghzi, Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemati, dan Sekretaris Komite Pertahanan Ali Akbar Ahmadiyan. Selain itu, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Garibabadadi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Baghae, Wakil Direktur Urusan Kebijakan Luar Negeri di Sekretariat Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Ali Bagheri Kani, anggota parlemen Seyed Mahmood Nabavian, asisten Ketua untuk urusan internasional Abolfazl Amuyi, serta penasihat strategis Ketua MehdI Mohammad, dan lain-lain juga berada dalam delegasi. Mengingat tingginya kompleksitas dan sensitivitas perundingan, delegasi Iran juga dilengkapi dengan komite teknis dan ahli. Jumlah delegasi Amerika Serikat mencapai 300 orang, dan sebagian besar personelnya berasal dari tim keamanan, penjaga, serta protokol.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
Hack Kelp DAO Dikaitkan dengan Lazarus Group; Domain eth.limo Dibajak via Social Engineering
LayerZero melaporkan bahwa eksploitasi Kelp DAO, yang dikaitkan dengan Kelompok Lazarus dari Korea Utara, menyebabkan kerugian sebesar $292 juta token rsETH akibat kerentanan pada jaringan verifikator desentralisasinya. Selain itu, eth.limo mengalami pembajakan domain akibat serangan social engineering, namun DNSSEC mencegah kerusakan yang lebih parah.
GateNews2menit yang lalu
Pimpinan Utama FAO PBB Peringatkan Konflik Timur Tengah Membebani Sistem Pangan Pertanian Global
Direktur Jenderal FAO PBB Qu Dongyu menyatakan bahwa konflik di Timur Tengah sedang melemahkan sistem pertanian yang rapuh dan mengganggu rantai pasokan global, sehingga meningkatkan kekhawatiran atas ketersediaan, aksesibilitas, dan keterjangkauan pangan.
GateNews3menit yang lalu
Harga Minyak Mentah Melonjak Pasca Penyitaan Kapal Iran oleh AS: Brent Naik 5%, WTI Naik 6%
Harga minyak mentah melonjak pada 19 April setelah pasukan AS menyita kapal berbendera Iran di Teluk Oman, memicu kekhawatiran gangguan pasokan. Iran mengancam akan membatasi akses melalui Selat Hormuz, di tengah meningkatnya ketegangan dan potensi dampak terhadap inflasi global serta pasar.
GateNews42menit yang lalu
Ketegangan di kawasan Selat Hormuz berulang-ulang, Bitcoin turun menembus 74.000 dolar AS
Penyekatan Selat Hormuz memicu gejolak besar di pasar kripto; setelah Bitcoin lebih dulu menembus 78,000 dolar AS, nilainya kemudian turun kembali ke 74,000 dolar AS, dan pasar masih berada dalam kondisi panik. Artikel ini mengulas secara mendalam mekanisme penularan dampak geopolitik terhadap pergerakan pasar kripto.
GateInstantTrends1jam yang lalu
SFC Hong Kong Menyetujui Kerangka Baru untuk Perdagangan Produk Investasi Tokenized
Otoritas Sekuritas dan Berjangka Hong Kong (SFC) memperkenalkan kerangka regulasi untuk perdagangan produk investasi tokenized, yang memungkinkan perdagangan di pasar sekunder di platform aset virtual berlisensi dan meningkatkan akses bagi investor ritel.
GateNews1jam yang lalu
Bank Sentral Peringatkan Risiko Stablecoin Mempercepat Dolarisasi di Negara Berkembang
Bank sentral memperingatkan bahwa stablecoin dapat mempercepat dolarialisasi di negara berkembang dan menimbulkan risiko kejahatan finansial akibat lemahnya pengawasan regulasi. Mereka mendesak adanya koordinasi internasional mengenai standar stablecoin untuk menyeimbangkan inovasi dengan stabilitas keuangan.
GateNews2jam yang lalu