Nathan Allman, pendiri dan CEO Ondo Finance, telah meninggal dunia secara tak terduga, kata perusahaan tersebut dalam pengumuman pada Senin. Ondo, perusahaan blockchain besar yang berfokus pada aset riil dunia nyata yang ditokenisasi, mengonfirmasi kabar tersebut di platform media sosial X. Penyebab kematian belum diungkapkan. Ondo menyatakan: "Dengan kesedihan yang mendalam, kami mengumumkan berpulangnya Nathan Allman secara tak terduga, pendiri Ondo. Kecemerlangan, kerendahan hati, dan dorongan Nate membentuk setiap bagian dari apa yang Ondo jadikan hari ini." Perusahaan mengatakan mereka tetap sepenuhnya berkomitmen untuk membangun visi Allman—sistem keuangan yang lebih terbuka dan mudah diakses.
Latar Belakang Allman dan Pendirian Ondo
Allman adalah lulusan Brown University yang mendirikan Ondo pada 2021 setelah bekerja di tim aset digital Goldman Sachs. Di bawah kepemimpinannya, Ondo menjadi salah satu pemain penting di sektor blockchain yang mengkhususkan diri pada aset riil dunia nyata yang ditokenisasi.
Produk dan Fokus Ondo
Ondo meluncurkan beberapa produk utama, termasuk USDY dan OUSG, serta ekuitas bertoken melalui Ondo Global Markets. Perusahaan memposisikan diri sebagai jembatan antara keuangan tradisional dan teknologi blockchain melalui fokusnya pada tokenisasi aset riil dunia nyata.
Pergantian Kepemimpinan
Ian De Bode, presiden Ondo, akan mengambil alih peran sebagai CEO. De Bode telah memimpin strategi, produk, dan operasi harian perusahaan selama lebih dari dua tahun. Dalam pernyataan di X, De Bode menulis: "Misi Ondo, misi Nate, tidak berubah. Jika Nate ada di sini, dia akan ingin kita terus mengeksekusi dengan keunggulan. Kami akan membuatnya bangga."