Gate News berita, 19 Maret, Bank of Korea sedang menguji secara besar-besaran Won Digital dan berencana meluncurkan sistem pembayaran berbasis AI pada tahun 2026. Pengujian ini merupakan kemajuan penting dalam proyek mata uang digital bank sentral Korea (CBDC), bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan mata uang digital dalam skenario pembayaran nyata.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
Calon Ketua The Fed Kevin Warsh Mengungkap Investasi Kripto Menjelang Sidang Senat
Kevin Warsh, yang dinominasikan menjadi Ketua Federal Reserve, melaporkan investasi pada lebih dari 20 perusahaan aset digital. Portofolionya mencakup platform DeFi, jaringan blockchain, dan proyek Web3. Komite Perbankan Senat dapat melanjutkan pencalonannya, sehingga memunculkan potensi kekhawatiran konflik kepentingan.
GateNews1jam yang lalu
Bank Sentral Korea Selatan Mengatakan Nominee Bahwa Stablecoin KRW Dapat Hidup Berdampingan dalam Ekosistem Moneter Masa Depan
Shin Hyun-song, yang dicalonkan sebagai gubernur Bank of Korea, membahas masa depan koeksistensi stablecoin won Korea dalam sidang parlemen. Ia menekankan rencana untuk meningkatkan ekosistem mata uang digital, termasuk Project Hangang Tahap 2 dan partisipasi dalam proyek Agora untuk pembayaran lintas batas.
GateNews1jam yang lalu
Menteri Keuangan Bessent: Federal Reserve Bisa Menunggu Sebelum Memotong Suku Bunga
Menteri Keuangan AS Bessent menyarankan Federal Reserve untuk mengamati terlebih dahulu sebelum memangkas suku bunga, sambil menyatakan keyakinan bahwa inflasi inti akan menurun. Ia menyebut penerapan tarif 10% berdasarkan Bagian 122, dengan ketidakpastian mengenai kemungkinan kenaikan menjadi 15%.
GateNews12jam yang lalu
Calon ketua Federal Reserve, Walsh, dijadwalkan untuk menghadiri sidang pada 21 April
Berita Gate, pada 14 April, sidang kandidat Ketua Federal Reserve, Wash, dijadwalkan pada 21 April.
GateNews14jam yang lalu
Menteri Keuangan AS Bessent: AS harus menunggu dan mengamati sebelum menurunkan suku bunga
Berita Gate News, pada 14 April, Menteri Keuangan AS Bessent mengatakan bahwa AS harus “mengamati dan menunggu” sebelum melakukan penurunan suku bunga.
GateNews04-14 03:01
Peringatan CEO JPMorgan, Dimon: Perang Iran dapat kembali berkobar, suku bunga The Fed berpotensi tetap tinggi lebih lama
CEO JPMorgan Jamie Dimon memperingatkan dalam surat tahunan kepada pemegang saham bahwa perang Iran dapat menyebabkan guncangan berkelanjutan pada harga minyak dan komoditas, sehingga meningkatkan tekanan inflasi yang lebih sulit mereda dibanding perkiraan pasar. Ia menilai, Bank Sentral AS mungkin perlu mempertahankan suku bunga tinggi selama waktu yang lebih lama. Ia juga mengatakan bahwa dampak perang terhadap ekonomi meluas, termasuk restrukturisasi rantai pasok global dan kenaikan harga energi. Selain itu, Dimon tetap memandang positif ekonomi AS, tetapi memperingatkan bahwa guncangan ekonomi akibat perang dapat melemahkan ketangguhan tersebut.
ChainNewsAbmedia04-14 01:56