Minyak mentah adalah salah satu komoditas dengan volume perdagangan terbesar di dunia dan merupakan pilar penting dalam ekonomi modern. Bagi para investor, partisipasi di pasar minyak mentah tidak lagi terbatas pada satu saluran—berbagai cara seperti futures, dana, ETF, saham minyak, opsi, dan lain-lain memungkinkan Anda mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga minyak. Di antaranya, ETF minyak mentah sangat populer di kalangan investor ritel karena kemudahan transaksi dan ambang batas yang lebih rendah. Lalu, apa sebenarnya keunggulan dan kelemahan ETF minyak mentah? Artikel ini akan menganalisis secara mendalam prinsip kerja ETF minyak mentah, produk pasar, alternatif investasi, dan strategi pengelolaan risiko, untuk membantu Anda memahami instrumen keuangan ini dengan lebih baik.
Apa mekanisme inti dari ETF minyak mentah?
ETF minyak mentah diluncurkan pada tahun 2005 dan merupakan produk keuangan inovatif yang muncul seiring dengan pemulihan ekonomi global. Berbeda dengan investasi minyak mentah fisik, ETF minyak mentah tidak menyimpan minyak mentah secara langsung, melainkan melalui investasi dalam kontrak futures minyak mentah, transaksi forward, atau swap dan instrumen keuangan lainnya, untuk meniru harga minyak mentah spot atau berjangka.