Kamboja Meluncurkan Proses Penyelesaian Sengketa PBB atas Zona Maritim yang Tumpang Tindih, Thailand Menyatakan Posisi Tetap Tidak Berubah pada 2 Juni

Menurut Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin, pada 2 Juni Kamboja mengumumkan peluncuran prosedur mediasi wajib berdasarkan Konvensi PBB tentang Hukum Laut terkait wilayah maritim yang tumpang tindih. Thavisin mengatakan bahwa langkah Kamboja tidak akan merugikan Thailand dan bahwa Thailand tidak akan mengubah pendekatannya terhadap masalah tersebut.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar