Kantor Kejaksaan Agung Korea Selatan melaporkan pada hari ke-2 pertemuan Kabinet ke-24 bahwa Kejaksaan Negeri Distrik Selatan Seoul secara aktif menyelidiki kejahatan terkait keuangan, sekuritas, dan aset virtual sepanjang tahun lalu. Jaksa Agung sementara Gu Ja-hyun menyatakan penyelidikan melalui Departemen Penyelidikan Kejahatan Sekuritas Keuangan dan Departemen Penyelidikan Kejahatan Aset Virtual memperkuat sikap pemerintah bahwa manipulasi saham berujung kehancuran. Paparan kinerja tersebut merupakan bagian dari sesi evaluasi pemerintah selama 1 tahun.
Kejaksaan Negeri Distrik Selatan Seoul Mendakwa Kasus Manipulasi KOSDAQ dan Rug Pull CATFI
Capaian Departemen Penyelidikan Kejahatan Sekuritas Keuangan mencakup kasus manipulasi saham perusahaan yang tercatat di KOSDAQ dengan keuntungan ilegal sebesar 1,4 miliar won. Departemen Penyelidikan Kejahatan Aset Virtual mendakwa kasus rug pull bursa terdesentralisasi CATFI, di mana tiga pelaku dan dua fasilitator pelarian memperoleh 400 juta won melalui penyebaran informasi palsu di media sosial. Kasus ini menjadi penerapan pertama ketentuan perdagangan tidak adil yang bersifat penipuan berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Pengguna Aset Virtual.
Kejaksaan Membentuk Departemen Pemulihan Aset Hasil Kejahatan
Gu menyatakan bahwa hasil penuntutan tindak pidana pencucian uang serta hasil perampasan dan pelestarian aset pada tahun lalu meningkat secara signifikan dibanding tahun sebelumnya. Kantor Kejaksaan Agung membentuk Departemen Pemulihan Aset Hasil Kejahatan di Kejaksaan Negeri Distrik Selatan Seoul dan Kejaksaan Negeri Distrik Busan serta menambah personel penyelidikan.
Presiden Lee Jae-myung Menekankan Akuntabilitas Jaksa
Presiden Lee Jae-myung menyatakan dalam pertemuan tersebut bahwa penuntutan telah bekerja keras dan menghasilkan pencapaian. Ia menambahkan bahwa penuntutan tidak boleh terjebak dalam sikap merasa tidak pernah salah, karena siapa pun dapat membuat kesalahan, dan permintaan maaf serta koreksi harus menyusul setiap kesalahan. Lee menekankan bahwa sebagai institusi kuasi-yudisial dengan kewajiban kepentingan publik dan objektivitas serta wewenang yang besar, penuntutan harus menanggung tanggung jawab yang sepadan.
Penataan Ulang Penuntutan Dijadwalkan Oktober
Kejaksaan akan secara resmi memisahkan fungsi penyelidikan dan penuntutan pada Oktober, dengan reorganisasi menjadi Badan Penyelidikan Kejahatan Serius dan Badan Penuntutan Umum.
FAQ
Kasus kejahatan aset virtual apa yang didakwa oleh jaksa Korea Selatan?
Kejaksaan Negeri Distrik Selatan Seoul melalui Departemen Penyelidikan Kejahatan Aset Virtual mendakwa kasus rug pull bursa terdesentralisasi CATFI yang melibatkan keuntungan ilegal 400 juta won yang diperoleh melalui informasi palsu di media sosial. Tiga pelaku dan dua fasilitator pelarian didakwa berdasarkan ketentuan perdagangan tidak adil yang bersifat penipuan dalam Undang-Undang Perlindungan Pengguna Aset Virtual.
Perubahan organisasi apa yang diumumkan jaksa Korea Selatan?
Kantor Kejaksaan Agung membentuk Departemen Pemulihan Aset Hasil Kejahatan di Kejaksaan Negeri Distrik Selatan Seoul dan Kejaksaan Negeri Distrik Busan serta menambah personel penyelidikan. Kejaksaan akan melakukan reorganisasi menjadi Badan Penyelidikan Kejahatan Serius dan Badan Penuntutan Umum pada Oktober.