Sanksi AS Menargetkan Bursa Kripto Terbesar Iran, Nobitex, karena Memproses Lebih dari 50% Arus Masuk Aset Digital

Berdasarkan Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) Departemen Keuangan AS, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada Nobitex, bursa kripto terbesar milik Iran, bersama tiga platform perdagangan aset digital Iran lainnya: Wallex, Bitpin, dan Ramzinex. OFAC menyatakan bahwa Nobitex memproses lebih dari 50% arus masuk aset digital Iran pada 2025 dan diduga memfasilitasi transaksi yang terkait dengan upaya pengelakan sanksi, pendanaan terorisme, serta Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Sanksi tersebut juga menargetkan para eksekutif dan pendiri Nobitex, termasuk ketua dan pendiri Amir Hossein Rad serta CEO saat ini Seyed Ali Khoee.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar