Kantor Pengendalian Aset Asing (OFAC) milik Departemen Keuangan AS secara resmi menetapkan Nobitex, bursa kripto terbesar Iran, bersama tiga platform domestik lainnya, menurut otoritas federal. Diberi nama “Operation Economic Fury”, langkah ini menargetkan infrastruktur yang dituduh oleh pemerintahan Trump berfungsi sebagai simpul pusat untuk penghindaran modal yang disahkan negara Iran.
Data intelijen blockchain menunjukkan Nobitex memproses sekitar $5 miliar dalam volume transaksi kotor, menguasai lebih dari 50% arus masuk aset digital ke Iran. Kementerian Keuangan menuduh bursa tersebut direbut oleh Bank Sentral Iran untuk mengakses stablecoin dan menopang rial Iran, sekaligus menjadi gerbang bagi Korps Pengawal Revolusi Islam dan jaringan pembiayaan teror. Penetapan OFAC secara langsung menargetkan rekan pendiri dan ketua Nobitex, Amir Hossein Rad, serta Kepala Eksekutif Seyed Ali Khoee. Dengan memblacklist Nobitex bersama Wallex, Bitpin, dan Ramzinex, Washington telah menerapkan risiko sanksi sekunder bagi entitas Web3 global yang berinteraksi dengan platform Iran yang ditandai ini.